Implementasi Alat Rebus APEc_1 Tingkatkan Mutu Produksi Ecoprint di IKM Citra Collection Tegal

0
129

Penulis: Royan Hidayat., S.T. M.T,.

(Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal).

Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini merupakan kelanjutan dari hasil penelitian tahun 2022 yang berjudul “Pengembangan Alat Perebusan Kulit pada Proses Pewarnaan Alami Ecoprint di IKM Citra Collection Kota Tegal”.

Salah satu keluaran penting dari penelitian tersebut adalah alat perebusan ecoprint (APEc) yang telah mendapatkan HAKI sederhana. Berdasarkan hasil uji coba, alat ini mampu meningkatkan mutu produk dan memperpendek proses produksi di IKM Citra Collection.

Namun, tantangan yang dihadapi meliputi pengoperasian alat dengan benar, biaya produksi setelah penggunaan APEc, dan pengurangan waktu yang digunakan.

Ketua dari pengabdian Masyarakat ini adalah Ir. Zulfah., M.M. Terdapat pual 5 anggota pengabdian yang lainnya yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini berlangsung selama 6 bulan lamanya. Berikut beberapa rincian dari pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan.

Metode Pelaksanaan Metode pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dimulai dari survei IKM, merumuskan metode yang tepat, pelaksanaan PkM, pembuatan jurnal, dan laporan PkM. Solusi yang diberikan mencakup pelatihan, penyerahan atau hibah APEc untuk IKM Citra Collection, pelatihan implementasi penggunaan alat APEc, dan penyusunan Instruksi Kerja (IK) untuk penggunaan APEc. Target dari PkM ini adalah publikasi hasil pengabdian pada jurnal pengabdian.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan manfaat bagi perusahaan, dosen, dan lembaga. Bagi perusahaan, mereka akan memiliki alat produksi APEc beserta panduan penggunaannya, sehingga dapat digunakan dengan baik. Bagi dosen, kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari Tri Dharma khususnya dharma ketiga yaitu dharma pengabdian pada masyarakat sekaligus pencapaian IKU 2 dan IKU 5 Perguruan Tinggi.

Bagi lembaga, kegiatan ini menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat industri, terutama IKM yang memerlukan banyak bantuan dalam pengelolaan manajemen perusahaan.

Permasalahan dan Solusi
Secara umum, terdapat tiga permasalahan utama yang dihadapi IKM Citra Collection:

1. Mutu Produk dan Waktu Perebusan: Mutu produk hasil perebusan untuk bahan kulit masih kurang baik dan waktu perebusan masih panjang. Solusinya adalah implementasi alat APEc hasil penelitian yang telah disempurnakan, terutama pada roll penggulung kulit yang diganti dari pipa pralon ke pipa stainless steel.

2. Mutu Produk Subkontrak: Perusahaan masih mensubkontrakkan pembuatan produk ke ibu-ibu rumah tangga yang memiliki kemampuan menjahit. Namun, kadang mutu produk tidak sesuai dengan standar pabrik. Solusinya adalah pembuatan SOP mutu produk untuk pekerjaan subkontrak dan formulir pengendaliannya, serta pelatihan penggunaan SOP dan formulir kendali mutu.

Hasil Kegiatan

Pengabdian dengan judul “Implementasi Alat Rebus Ecoprint 1 (APEc_1) untuk Meningkatkan Mutu Produksi Ecoprint Bahan Baku Kulit Pada IKM Citra Collection Kota Tegal (Hilirisasi Dari Hasil Penelitian Tahun 2022)” telah dilaksanakan di IKM Citra Collection yang beralamat di Jalan Jalak Timur 9 Kota Tegal, dari Januari hingga Juli 2023.
Metode pendampingan digunakan dalam pelaksanaan PkM ini, dengan waktu yang disepakati bersama pemilik perusahaan.

Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan dan menghasilkan beberapa capaian penting:

1. Hibah Alat Produksi APEc: Alat produksi APEc dihibahkan untuk mendukung produksi yang lebih efisien di IKM Citra Collection.

2. SOP Penggunaan APEc: Disusun SOP penggunaan APEc, Instruksi Kerja (IK), dan formulir pengendalian mutu untuk memastikan alat digunakan dengan benar dan hasil produksi sesuai standar.

3. Pelatihan dan Sosialisasi: Pelatihan dan sosialisasi penggunaan APEc dilakukan di luar perusahaan untuk menyebarkan manfaat alat ini ke lebih banyak pelaku industri.

Kesimpulan.
Implementasi alat perebusan ecoprint (APEc_1) di IKM Citra Collection telah berhasil meningkatkan mutu produksi ecoprint dan memperpendek waktu produksi. Dengan dukungan pelatihan dan pendampingan, perusahaan mampu mengoptimalkan penggunaan alat ini, memastikan hasil produksi lebih baik, dan meningkatkan efisiensi operasional. Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, khususnya pengabdian kepada masyarakat, serta kepedulian terhadap pengembangan industri kecil dan menengah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini