Menitzone, Tegal ][ Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Pancasakti Tegal (UPS Tegal) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan desa binaan.
Kali ini, tim PKM menyerahkan sumbangan teknologi berupa perangkat Digital Signage kepada Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, sebagai inovasi untuk memperkuat promosi wisata dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Tahun 2025, dan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang digagas oleh Dr. Yoga Prihatin, M.Pd. selaku ketua tim, dengan anggota Nadya Shafira Salsabilla, M.T. dan Nur Tulus Ujianto, M.Kom.
Dr. Yoga menjelaskan bahwa sumbangan Digital Signage tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengoptimalkan potensi digital desa.
“Melalui Digital Signage ini, informasi tentang destinasi wisata, kegiatan desa, hingga promosi produk UMKM dapat disampaikan secara menarik dan real-time. Kami berharap teknologi ini menjadi langkah awal menuju transformasi digital di tingkat desa,” ujarnya.
Perangkat Digital Signage dipasang di titik strategis sekitar kawasan wisata Desa Yamansari.
Layar tersebut nantinya akan menampilkan berbagai konten informatif, termasuk agenda wisata, profil pelaku UMKM, serta potensi unggulan desa yang dikelola bersama oleh pemerintah desa dan Karang Taruna.
Kepala Desa Yamansari, H. Mu’min, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada tim dosen UPS Tegal atas dukungan nyata terhadap pembangunan desa.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan pendampingan dari UPS Tegal. Digital Signage ini bukan hanya alat promosi, tapi juga simbol kemajuan dan semangat kami dalam beradaptasi dengan era digital. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh tim PKM UPS Tegal di Balai Desa Yamansari dan disaksikan oleh perangkat desa serta pelaku usaha lokal.
Melalui kegiatan ini, Universitas Pancasakti Tegal menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi teknologi tepat guna bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pembangunan desa berbasis potensi lokal. (red).




