Menitzone, Jakarta ][ Dalam rangka mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penyangga utama ekonomi negara, ratusan jenis prodak kreatif unggulan dari berbagai daerah dihadirkan pada pameran berskala nasional “Jakarta Kreatif Expo 2025” di Ambasador Mall Jakarta Selatan, Kamis, 4 – 7 Desember 2025.
Salah satu daerah yang paling dominan dan menonjol di ajang kreatif ini adalah kabupaten Mimika dari Provinsi Papua Tengah yang menghadirkan sekitar 60 item prodak unggulan dan mengikutsertakan 74 personil. Selain personil untuk menjaga stand pameran tapi juga para penganyam dan pengukir serta pasukan penari.
Santi Nainggolan, Sekretaris Kadis Parekraft yang ditemui di stand utama Mimika menyatakan pihaknya tidak muluk-muluk memamerkan prodak tapi juga mau memperlihatkan bagaimana prodak itu dihasilkan dengan menghadirkan langsung penganyam dan pengukir.

Sementara untuk target pameran, Santi hanya mengatakan bahwa pihaknya utamakan memperkenalkan prodak unggulan daerah sehingga lebih pada branding tapi juga mengharapkan prodak mereka bisa dibeli semua, tapi ternyata tidak semua terjual pun tidak masalah, terpenting kami bisa membawa para pengrajin baik dari pengukir pun penganyam untuk bisa melihat langsung bagaimana orang dari daerah lain berjualan sehingga pikiran dan wawasan mereka terbuka.
“Untuk target kami lebih pada mau memperkenalkan prodak unggulan, juga sekaligus membawa 6 orang pengukir dan 6 orang penganyam biar mereka juga senang dan bersemangat karena bisa melihat orang lain berjualan. Maka kalau prodak kami laku semua syukur, tapi kalau tidak juga tidak apa-apa”, tutur Santi.
Adapun prodak unggulan khas daerah yang dibawa adalah Koteka, Noken, Makota juga tas dan batik Papua serta beberapa jenis lainnya.
Selain Mimika, prodak ibu kota dari Tangerang Kota pun tidak mau kalah dengan prodak unggulannya berupa POP LAKSA yang tidak kalah menarik dan enaknya dengan Pop Mie.
Eka Djuniarsih, Owner PT. Pesona Bintang Sawi dengan prodak unggulan Pop Laksa ini to the point menyatakan targetnya adalah cuan. Tapi lebih dari itu diharapkan bisa mendapat buyer sebagai pelanggan, wujud pengembangan pasar.

“Target kita tentu adalah cuan. Tapi lebih dari itu kami berharap bisa mendapatkan buyer lewat pameran ini sebagai pelanggan demi perluasan pasar prodak kami”, ujarnya menutup pembicaraan. (ben).




