Menitzone, Jakarta ][ Banyak orang skeptis alias tidak percaya jika luka membusuk bahkan sudah diamputasi dokter pun bisa sembuh total tanpa harus kehilangan dana puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Bukan dongeng, bukan sulap dan bukan pula halusinasi bahwa Endang Marhadi seorang bapak 55 tahun beralamat di Jakasampurna Bekasi Barat yang puluhan tahun menderita sakit Diabetes hingga luka bolong dan membusuk di telapak kaki sampai kehilangan ibu jarinya, kini boleh bernafas lega dan tidak lagi dijauhi orang berkat kesetiaan dan ketekunan penanganan Sugiono (61) seorang penjual obat herbal.
Saat ditemui di Depok beberapa waktu lalu, Sugiono yang mengaku berdomisili di Inkopol Kranji Bekasi ini mengisahkan bahwa berkat keyakinan terhadap prodak unggulan dan ketekunannya merawat dengan penuh kesetiaan dan ketulusan sehingga luka parah dan busuk hingga dijauhi orang sekitar itu pun sembuh dan pulih nyaris tanpa bekas dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Untuk luka yang sudah membusuk hingga baunya menyengat, setelah dicuci dan direndam dengan air produk selama 1 jam kemudian dikeringkan lalu ditetes dan dibalur dengan prodak tersebut tanpa diperban, bauh busuk akan hilang seketika”, tutur Sugiono.

Sugionopun menuturkan bahwa dalam jangka waktu dua bulan luka-luka yang telah membusuk itu sudah bisa kelihatan mulai membaik.
Karena rutin luka-luka itu dicuci dan direndam dengan air campuran propolis demi menarik racun, virus dan bakteri yang sudah menyerang pasien dan ngumpul pada luka-luka itu.
Adapun Organo Propolis punya daya penyembuh yang dahsyat karena bekerja pada pembuluh darah dan mengaktifkan pangkreas yang sudah tidak bisa memproduksi insulin.
Organo Propolis adalah prodak anti virus, anti bakteri dan anti jamur jika dikombinasikan dengan Cloringa mampu membersihkan racun-racun yang telah bertahun-tahun menumpuk di usus besar tanpa disadari dan tak pernah dibersihkan. Sementara untuk menguatkan tulang dan persendian digunakan Glowcogen.
Dalam waktu tiga bulan Sugiono berhasil mengembalikan atau menumbuhkan kembali daging yang hilang akibat pembusukan virus Diabetes dari telapak kaki Endang hingga nyaris sempurna seperti semula.
Menurut Sugiono, keberhasilan itu berkat kolaborasi tiga pihak, yakni kualitas daya sembuh prodak, ketekunan dan kesetiaan perawat dan terpenting adalah kemauan sembuh pasien sehingga setia mengikuti aturan main dalam proses pengobatan, disiplin menjaga makan mana boleh dan mana pantang sesuai arahan perawat serta tidak lupa berdoa mohon campur tangan Tuhan dalam proses penyembuhan.( ben).