MenitZone, Depok ][ Fitriani, wanita single parent yang berhasil membesarkan 3 (tiga) anaknya sendirian hingga menjadi seorang ASN, telah mendaftar sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) periode 2024-2029 dengan nomor urut 4 dari Partai PKN (Partai Kebangkitan Nusantara) di Dapil 2 Beji – Cinere – Limo. Fitriani, yang dikenal dengan sebutan Dapil BCL, memiliki motivasi kuat untuk memperjuangkan nasib perempuan di kota Depok.
Sebagai seorang single parent, Fitriani merasa bertanggung jawab terhadap putrinya yang kini sudah berkeluarga. Merasa perlu memberikan dampak positif bagi masyarakat, Fitriani memandang panggung politik sebagai lembaga yang tepat untuk mewujudkan keinginannya. Ia percaya bahwa menjadi Anggota Dewan akan memungkinkannya untuk menjadi corong bagi aspirasi masyarakat, serta mengawal kebijakan pemerintah untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Jika dipercayakan sebagai Anggota Dewan, Fitriani berencana untuk fokus pada pemberdayaan perempuan. Ia memiliki visi yang kuat untuk membuat perubahan yang signifikan dalam hal pemberdayaan perempuan di kota Depok. Fitriani yakin bahwa kehadirannya di Komisi pemberdayaan perempuan akan memberikan kontribusi positif dalam memperjuangkan hak-hak perempuan serta meningkatkan kualitas hidup mereka.
Dengan latar belakangnya sebagai seorang single parent dan pengalaman sebagai seorang ASN, Fitriani percaya bahwa dirinya dapat membawa suara perempuan dan masyarakat luas ke dalam jalur kebijakan yang lebih baik. Ia siap untuk bertindak sebagai corong masyarakat, mengamalkan nilai-nilai kebaikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kota Depok.
Masyarakat pun diharapkan dapat memberikan dukungan kepada Fitriani Caleg agar ia dapat mewujudkan misinya untuk memperjuangkan kesejahteraan perempuan dan masyarakat kota Depok. Dengan semangat dan upaya bersama, Fitriani yakin bahwa perubahan positif dapat terwujud, sehingga kota Depok dapat menjadi tempat yang lebih baik untuk semua warganya.
Fitriani ingin memberdayakan potensi perempuan muda yang menjadi single parent agar dapat menghidupi anak-anak mereka dengan mandiri. Fitriani merasa bahwa jika dirinya mampu membesarkan dan menyekolahkan tiga anak hingga sukses, mengapa para ibu muda lainnya tidak bisa melakukannya juga?, Fitriani ingin mentransfer keterampilannya kepada ibu muda di Depok dan sekitarnya dengan memberikan pelatihan keterampilan yang memiliki nilai jual. Dengan demikian, Fitriani berharap agar para ibu muda ini dapat mandiri secara finansial dan dapat menciptakan masa depan yang lebih baik untuk diri mereka dan anak-anak mereka. (VL).




