HomeBERITADiduga Kuat Cluster Multazam di Cibinong ini Tidak Kantongi IMB

Diduga Kuat Cluster Multazam di Cibinong ini Tidak Kantongi IMB

Menitzone, Bogor ][ Sesuai dengan Perda (Peraturan Daerah) Nomor 3 tahun 2018 Tentang Penyeleggaraan Perumahan atau Permukiman, bahwa setia Developer atau pengembang diwajibkan memiliki lahan minimal seluas 2.500 Meter persegi jika ingin membangun perumahan, selain itu sesuai dengan Perda Perumahan wajib memiliki akses jalan menuju ke dalam perumahan selebar 7 meter.

MENITZONE.COM
Jalan masuk Cluster Multazam

Tidak dengan Cluster Multazam yang menurut rencananya akan dibangun sebanyak 12 unit Cluster ini,  Cluster Multazam yang terletak di kelurahan Pakansari RT.03/09 kecamatan Cibinong kabupaten Bogor ini diduga kuat tidak mengantongi IMB (Izin Mendirikan Bangunan), jika dilihat dari akses jalan masuknya, Cluster Multazam sangat tidak layak, karena akses jalan masuknya hanya bisa dilewati satu buah kendaraan roda 4 saja, karena hanya selebar kurang lebih 5 meter saja, itupun milik warga setempat.

MENITZONE.COM
Pemilik warung sayur saat menunjukan rangka baja warung miliknya yang bengkok akibat tersenggol truck

Sesuai pantauan media ini di lapangan, hari ini, Sabtu, 7 Mei, sudah ada dampak yang ditimbulkan oleh Cluster Multazam, Truck yang bermuatan material untuk Cluster Multazam sudah menyenggol bangunan warung sayur milik warga setempat, hingga menyebabkan rangka baja warung tersebut bengkok, tidak hanya warung sayur yang menjadi korban, ada juga kabel listrik warga setempat juga putus akibat tersangkut Truck yang mengangkut material milik Cluster Multazam tersebut.

“Iya, ini tadi kesenggol truck, belum diganti sampai sekarang”, milik warung sayur yang tidak mau disebutkan namanya ini.

Ahmad Junaidi, salahsatu pejabat di Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu ketika ditemui si ruang kerjanya kepada media ini mengatakan, perumahan minimal memiliki luas lahan seluar 2.500 meter persegi, ujarnya, pria yang akrab dipanggil Jun ini, kalau lahannya dibawah 2.500 meter, itu akan dikelurkan IMB-nya, lanjut dia, kasihan warga atau penghuni, “tidak akan ada Fasos dan Fasumnya”. imbuhnya.

Sementara itu Dani, salahsatu staf pengembang Cluster Multazam ketika ditemui berkali-kali oleh tim dari media ini, hanya bisa mengklaim bahwa perizinan mereka sudah lengkap semua, tidak pernah menunjukkannya, bahkan beberapa kali tim media ini menyarankan agar dipasang saja Plang IMB, agar tidak menjadi pertanyaan, namun secara de facto, sampai dengan berita naik tayang tidak kelihatan plang IMB Cluster Multazam tersebut.

Dani, ketika ditemui, Sabtu 7 Mei oleh Tim Menitzone.com, mengatakan, “kami sudah izin sama ketua RT, ujarnya, dikatakan Dani, faktanya permohonan kredit kami (pengembang yang belum diketahui nama perusahan-red) di setujui oleh Bank, ujarnya namun sekali lagi, tidak pernah bisa menunjukan IMB. (TIM).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular